DIREKTORAT SAMAPTA POLDA KALBAR MELAKUKAN KEGIATAN PEMBINAAN TRADISI PEMBARETAN

Direktorat Samapta Polda Kalbar melaksanakan kegiatan Pembinaan Tradisi Pembaretan yang diikuti oleh 337 personel Bintara Remaja Angkatan 50 lulusan pendidikan Bintara Polri Gel. II T.A. 2023 pada Kamis (16/5/2024), yang terdiri dari 315 Polki dan 22 Polwan.

Kegiatan tersebut merupakan penutupan dari rangkaian latihan peningkatan kemampuan (Latkatpuan) bagi Bintara remaja sejak kelulusan dari SPN Kalbar pada Bulan Januari 2024 dan selanjutnya menerima penempatan tugas di Direktorat Samapta Polda Kalbar.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan upacara pembukaan bertempat di Lapangan SMK Pelangi Nusantara Punggur, Kec. Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, dilanjutkan dengan long march yang didampingi oleh tim Panitia sejauh 23 km, dengan pembagian beberapa titik pos sebagai rest area, hal ini bertujuan untuk mengasah fisik dan mental bagi para Bintara. Pada pos-pos tersebut, panitia akan menguji kembali pengetahuan & keterampilan para Bintara Remaja khususnya yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi teknis kepolisian yang ada pada Direktorat Samapta antaralain kegiatan Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, Patroli, TPTKP, Dalmas, Negosiator, Bantuan SAR terbatas serta Pelacakan K-9.

Setelah rangkaian kegiatan simulai selesai, dilanjutkan dengan Upacara Penutupan yang dipimpin Oleh Direktur Samapta Polda Kalbar, Kombes Pol Permadi Syahids Putra, S.I.K.,M.H. di Lapangan Apel Ditsamapta Polda Kalbar.

Kegiatan Pembinaan Tradisi Pembaretan ini bertujuan memupuk jiwa korsa, membentuk fisik yang prima, bermental baja, trengginas dan loyal terhadap Kepolisian, serta mengandung makna bahwa tanggungjawab menjadi anggota Polri yang diemban dalam menjaga keamanan serta penegakan hukum merupakan suatu kehormatan yang akan terus dijaga dan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara, mengingat tantangan tugas kedepan yang semakin kompleks.

polisi dengan profesional, selalu menjaga sikap & penampilan yang baik dengan mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat dan penuh rasa tangungjawab.

“Melalui Pembinaan Tradisi Pembaretan ini, agar para Bintara Remaja dapat memantapkan diri sebagai anggota Polri yang bermartabat dalam melindungi dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, serta memiliki integritas yang tinggi dalam menjalankan tugas kepolisian” terangnya.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *