Genap sepuluh hari banjir melanda tiga desa di Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya yakni Teluk Bakung, Pancaroba dan lingga akibat intensitas hujan yang cukup tinggi. banjir tersebut menyebabkan ribuan warga terdampak serta beberapa wilayah terisolasi.

“Banjir merendam sejumlah desa di kecamatan tersebut dengan ketinggian air mencapai 60 cm. Akibatnya, ruas jalan trans Kalimantan sepanjang 12 km, dari Km 30 hingga Km 42, terendam air, menghambat akses transportasi,” kata Ketua Satgas Informasi BPBD Kalimantan Barat.

Untuk rinciannya, Desa Pancaroba banjir terparah di Dusun Cangkok Manis: 105 KK, 368 jiwa (terisolasi), Dusun Panca Maju: 191 KK, 774 jiwa (terisolasi) dan Dusun Pancaroba: 15 KK, 47 jiwa (terisolasi) dengan total 311 KK, 1.189 jiwa.
Kemudian di Desa Teluk Bakung, daerah yang paling terdampak antara lain Dusun Re’es: 139 KK, 478 jiwa, Dusun Teluk Lais: 182 KK, 657 jiwa dengan total warga terdampak sebanyak 321 KK, 1.135 jiwa.
Sedangkan untuk Desa Lingga yang paling terdampak adalah di dusun Lingga Dalam dengan jumlah korban 198 KK, 715 jiwa.

Tidak hanya itu banjir juga berdampak signifikan pada pengiriman logistik dan aktivitas sehari-hari di sepanjang jalur Trans Kalimantan tersebut.

Menanggapi hal tersebut Ditsamapta Polda Kalbar dibantu oleh TNI dan Pemkab Kuburaya melakukan pendistribusian bantuan sembako dari Kapolda Kalimantan Barat dan Pemda Kubu Raya, dan juga membantu mengevakuasi warga yang terisolasi.

Anggota Ditsamapta Polda Kalbar juga melakukan rekayasa lalu lintas, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam berkendara di kondisi jalan yang tergenang. pengendara diminta untuk tidak melintasi jalan yang terendam demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan mengikuti arahan dari pihak berwenang demi menjaga keselamatan bersama.