Syahrul Iqbal Komaini (19), calon siswa (casis) Bintara Polri yang tenggelam di Sungai Kapuas, tepatnya di Dusun Kapuas, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalbar, ditemukan meninggal dunia, Selasa, 15 November 2022. Penemuan jasad korban tersebut sekitar pukul 13.20 WIB.

Setelah 2 hari pencarian terhadap korban dilakukan sejak dilaporkan tenggelam. Pencarian tersebut dilakukan Tim SAR gabungan yang terdiri dari Ditsamapta Polda Kalbar, Basarnas Sintang, BPBD Kabupaten Sekadau, Polres Sekadau, Polsek Sekadau Hilir, Koramil 15 Sekadau Hilir, dan masyarakat setempat.

Diberitakan sebelumnya, Syahrul Iqbal Komaini dan Sahbilan Amri (49) jatuh ke Sungai Kapuas usai perahu kato yang dikemudikannya tenggelam dihantam ombak dan angin kencang. Saat itu mereka pulang berjualan durian, minggu malam, 13 November 2022 alam peristiwa itu, sang ayah selamat usai ditolong warga yang sedang memancing. Namun, Syahrul Iqbal Komaini saat itu tak ditemukan hingga dilakukan pencarian oleh Tim SAR gabungan dibantu warga setempat.

Jenazah korban ditemukan pertama kali oleh Kepala Desa Seberang Kapuas (Yemmy Ibrahim) bersama Kepala Dusun dan Ketua RT. Mereka menemukan jasad korban di perairan Sungai Kapuas, sekitar Goa Lawang Kuari depan Kampung Teribang dengan Batu Kumpang, korban ditemukan sekitar 3 kilometer dari lokasi awal tenggelam.

Kepala Desa Seberang Kapuas (Yemmy Ibrahim) mengungkapkan, saat ini kondisi ayah korban Sahbilan Amri (49) yang turut menjadi korban kini dalam keadaan baik.
Pencarian terhadap salah satu korban perahu tenggelam dihantam gelombang di Sungai Kapuas Sekadau Kalimantan Barat, akhirnya dihentikan.
Upaya pencarian korban yang dilakukan tim pencarian orang tenggelam membuahkan hasil dengan ditemukanya jenazah korban.